OPTIMALISASI PONDOK PESANTREN DAN LKS (LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH) SEBAGAI ALTERNATIF MEDIA PENGEMBANGAN DANA HAJI MENUJU DANA HAJI BERDAYA UNTUK PEMBANGUNAN INDONESIA

  • Arif Rachman Eka Permata Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Islam Al-Anwar, Indonesia
Keywords: Pondok Pesantren, LKS, Dana Haji

Abstract

Data dari kementrian agama pada akhir Juli 2017 lalu, calon jamaah reguler yang masuk daftar tunggu sebanyak 3.305.207 orang dan calon jamaah khusus sebanyak 104.941 orang. Sedangkan dana haji yang terkumpul atau saldo per 30 Juni 2017 saat ini mencapai Rp 99,34 triliun. Dalam UU No 34 tahun 2014 tentang pengelolaan dana haji jelas disebutkan bahwa, pengelolaan dana haji boleh dilakukan asalkan pengelolaan keuangan haji berasaskan: prinsip syariah, prinsip kehati-hatian, manfaat,  nirlaba, transparan, dan akuntabel. Dalam pengelolaan tersebut tentunya membutuhkan media yang sesuai dan terjamin. Pada paper ini penulis memiliki gagasan untuk mengoptimalkan pondok pesantren dan LKMS sebagai media dalam pengembangan dana haji. Dalam Penelitian ini menggunakan metode penelitian dengan  pendekatan kualitatif diskriptif dengan jenis penelitian kualitatif, jenis data yaitu primer dan sekunder. Metode pengumpulan data wawancara dan studi pustaka. Dan metode analisis data yaitu teknik analisis data deskriptif kualitatif. Pembahasan dalam penelitian ini terfokus pada pembentukan konsep optimalisasi pondok pesantren dan LKS sebagai media pengembangan dana haji. Outputnya dapat membantu percepatan pembangunan SDM, Infrastruktur, UMKM, dan mengatasi masalah sosial di masyarakat sehingga dana haji bisa benar-benar berdaya

Published
2021-09-17
How to Cite
Permata, A. (2021, September 17). OPTIMALISASI PONDOK PESANTREN DAN LKS (LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH) SEBAGAI ALTERNATIF MEDIA PENGEMBANGAN DANA HAJI MENUJU DANA HAJI BERDAYA UNTUK PEMBANGUNAN INDONESIA. Tanwirul Uqul- Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Islam, 2(1), 27-46. Retrieved from http://ejurnal.stebiabangkalan.ac.id/index.php/tanwiruluqul/article/view/26
Section
Articles